Senin, 14 September 2009

SURGA DUNIA BAGI ORANG YANG BERTAKWA

Bagi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah 'Azza Wa Jalla, hidup di dunia ini adalah surga. Ia senantiasa merasakan getaran-getaran cinta-Nya yang begitu mendalam, hingga apa yang dilihat dan dirasakan-Nya adalah keindahan dan kebahagiaan. Ketika ia diuji oleh Allah, ia bersabar, dan ketika ia mendapat nikmat, ia bersyukur. Apa pun yang dialaminya hakikatnya adalah cinta yang berbuah pahala. Sikap sabar dan syukur dapat membuahkan pahala.
Dalam kondisi apa pun, orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah, tidak akan menggoyahkan keimanan dan kecintaan kepada-Nya. Justru keimanannya kian hari kian bertambah-tambah; bukan berkurang. Hidupnya senantiasa dilimpahi dengan cahaya. Hatinya terang benderang. Pandangannya begitu nikmat memandang alam ciptaan-Nya, hingga ia merasa bahwa Allah 'Azza Wa Jalla telah memberikan semua itu sebagai surga bagi dirinya dan bagi mereka yang bertakwa kepada-Nya.
Semua itu tidak akan pernah dirasakan, kecuali oleh para hamba, kekasih, dan para Wali-Nya. Secara lahiriah, mungkin seorang Wali Allah tampak begitu sederhana, tetapi secara batiniah senantiasa memancarkan kekayaan jiwa yang tak dapat diungkap dengan kata-kata, hingga yang keluar dari hati dan pikirannya adalah zikrullah sebagai ungkapan rasa syukur yang tak terhingga atas segala nikmat dan karunia-Nya.
Tidak heran, bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang senantiasa hidup dalam kesederhanaan, beliau merasakan surga dalam rumah tangganya. Baitii jannatii. Rumahku surgaku. Padahal perut beliau sering kosong menahan lapar. Beliau tidur di alas yang kasar. Rumahnya di Madinah, sungguh teramat sederhana bagi seorang nabi terbesar dan pemimpin dunia yang ternama. Inilah gambaran seorang pemimpin Islam yang harus menjadi contoh teladan bagi para pemimpin Muslim saat ini hingga sekarang...

0 komentar:

Poskan Komentar